Aku masih ingat dengan jelas peristiwa yang mengubah total caraku memandang dunia. Aku ingat betul sewaktu masih SD aku adalah anak yang mudah bergaul dengan semua orang. Aku menyukai role-ku yang selalu dianggap sebagai seseorang yang layak ditiru. Aku masih ingat bagaimana teman-temanku tertarik dengan apa pun yang kukatakan dan aku sama sekali tidak mempunyai keraguan untuk bicara dengan siapapun. Masih kuingat betul pengalaman pahit yang kualami sewaktu kelas 2 SMP. Itu adalah sesuatu yang mengubah cara pandangku akan orang lain dan diriku sendiri. Waktu itu awal bulan Oktober, jam istirahat pertama di sekolahku. Aku tidak ingat dengan jelas dengan siapa aku mengobrol saat itu, namun yang pasti seorang anak kelas 1 yang katanya "preman" di angkatan mereka menghampiriku. Awalnya aku tidak mengira dia akan datang menemuiku. Tiba-tiba dia menampilkan raut wajah paling menjijikkan yang pernah kulihat. Aku sama sekali tidak tau apa masalahku dengannya, ...
Setelah beberapa minggu blog ini dibuat, aku dan penulis sebelah masih belum menulis apa-apa. Jadi, untuk memulai dunia perbacotan antara aku dan penulis sebelah di blog kami berdua ini, aku akan mencoba untuk menulis sebuah bacotan singkat sebagai perkenalan awal dan pembukaan. Jadi pada dasarnya aku hanya seorang remaja biasa, mahasiswa biasa dari jurusan yang biasa saja, yang kebetulan ingin menulis sebuah blog. Jika kamu adalah remaja yang suka mendengarkan kata-kata motivasi dan langsung rebahan di kasur beberapa saat setelahnya, maka kita adalah orang-orang yang sama. Cerdas, keren, jago olahraga dan tampan adalah kata-kata yang tidak akan pernah berhasil jika digunakan untuk mendeskripsikan diriku sendiri. Kata menyedihkan adalah kata yang paling cocok untuk mendeskripsikan diriku yang penuh penyesalan ini. Bagaimana tidak? Aku hanyalah pemuda normal yang suka menghabiskan hari-harinya dengan rebahan di kasur sambil berharap kesuksesan bisa datang deng...